.wpb_animate_when_almost_visible { opacity: 1; } Petani Pati Ayem, Jatah Pupuk Subsidi 2023 Bakal Terpenuhi - Bhinneka Nusantara
  • pinterest
  • facebook
  • twitter

Petani Pati Ayem, Jatah Pupuk Subsidi 2023 Bakal Terpenuhi

by bhinnekanusantara

25th January, 2023

PATI – Permasalahan yang sering terjadi yang dirasakan oleh petani diantaranya ialah sulitnya mendapatkan pupuk subsidi. Kejadian itu Teringat di tahun 2022 kemarin sangat sulit mendapatkan pupuk. Kalau misalnya ada harganya selangit.

Melihat permasalahan tersebut Dispertan Kabupaten Pati menyebut pupuk subsidi tahun 2023 ini dipastikan tercukupi. Sehingga Para Petani tidak kebingungan untuk mendapatkan Pupuk murah.

Hal demikian disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Niken Tri Meiningrum, kepada awak media belum lama ini di kantornya.

Lanjut Niken bahwa Pemerintah telah mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk petani di Pati tahun 2023 yaitu jenis pupuk urea sebanyak 47 ribu ton, dan NPK hanya mendapatkan 50 persen dari usulan, yakni sebanyak 26 ribu ton.

“Alhamdulillah untuk urea bisa mendapatkan 100 persen dari usulan, dan NPK hanya mendapatkan 50 persen, karena jatah alokasinya kurang dari usulan,”Ungkapnya.

Menurutnya, Jatah alokasi pupuk yang diterima sudah sesuai usulan jumlah kelompok petani yang ada di Pati, dan itu juga sudah sesuai keputusan dari pusat yang disampaikan oleh Dispertan.

“Jumlah petani di Pati ada sekitar 140 ribu lebih, dan dipastikan untuk urea bisa terpenuhi semua 100 persen, namun untuk NPK hanya 50 persen terpenuhi,”Ujarnya.

Jatah pupuk yang diterima, Lanjut Niken Tri tidak ada pengurangan, karena itu sesuai dengan jumlah kelompok tani yang ada di Pati.

“Usulan yang disampaikan sesuai jumlah kelompok tani, kalau kelompok tidak mengusulkan maka beda lagi, harusnya jatah itu bisa tetap, namun untuk berkurang juga bisa, itu tergantung lahan,”Katanya.

Disinggung soal kelangkaan pupuk, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, Niken mengaku sudah menegaskan kepada pihak distributor agar jangan sampai tidak ada pupuk atau stok, karena dalam aturan di Permendag sudah jelas.

“Pupuk langka itu tidak ada, namun kadang petani itu penggunaannya tidak sesuai aturan,”pungkasnya.

#Polda Jateng, #Jateng, #Jawa Tengah, #Humas Polri, #Polrestabes Semarang, #Polres Rembang, #Polres Demak, #Polres Banjarnegara, #Polres Semarang, #Polres Pangandaran, #Polres Mempawah, #Polres Batang, #Pemkab Banjarnegara, #Kabupaten Banjarnegara, #Banjarnegara, #Polda Jateng, #Polda Kalbar, #Hendri Yulianto, #Budi Adhy Buono, #Irwan Anwar, #Dandy Ario Yustiawan, #Kapolres Sintang, #AKBP Tommy Ferdian

by bhinnekanusantara

Bhinneka Nusantara Indonesia merupakan media online yang dikelola oleh Yayasan Bhinneka Nusantara. Portal media alternatif yang akurat, informatif dan terpercaya.